
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak Karhutla terus dilakukan Polsek Balikpapan Timur bersama Bhayangkari Ranting Balikpapan Timur bagikan ratusan masker pengguna jalan, Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak 500 masker dibagikan secara langsung kepada warga yang melintas di sekitar Mapolsek. Selain memberikan masker, personel juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun akibat asap maupun debu.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat sekaligus bagian dari langkah antisipasi terhadap dampak Karhutla.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah.
Masker dapat digunakan sebagai perlindungan awal dari paparan asap dan debu. Di sisi lain, upaya pencegahan juga harus menjadi perhatian bersama dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” kata AKP M. Chusen.
Ia menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menghindari munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Jika menemukan adanya titik api atau melihat kepulan asap yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,” ujarnya.
Di sela pembagian masker, petugas juga memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menggunakan pelindung pernapasan apabila kondisi lingkungan dipenuhi asap atau debu. Warga juga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin tidak mendukung.
Tak hanya berfokus pada perlindungan kesehatan, Polsek Balikpapan Timur turut memperkuat pesan pencegahan Karhutla. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, terlebih ketika kondisi lahan kering dan mudah terbakar.
Peran Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah juga terus dioptimalkan untuk melakukan pemantauan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Informasi sekecil apa pun terkait potensi kebakaran diharapkan dapat segera disampaikan agar langkah penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Pembagian masker juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran petugas secara langsung di tengah warga diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih baik, baik terkait kesehatan, keselamatan maupun situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.
Polsek Balikpapan Timur berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi potensi Karhutla. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Melalui kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah dan masyarakat, langkah antisipasi Karhutla diharapkan semakin optimal. Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dari potensi kebakaran tidak hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
dengan
Humas Polda Kaltim