Polres Paser berhasil mengamankan Dua Pucuk Senjata Api Rakitan

Polrespaser.net   -Jajaran Polres Paser dan Polsek Muara Komam berhasil mengamankan pelaku yang membawa senjata api (Senpi) rakitan tanpa ijin pejabat yang berwenang.

Kasusnya digelar dalam Konferensi Pers di hadapan jurnalis, bertempat di Polres Paser, Jum’at (29/11/2019) pagi.

 

Kapolres Paser  AKBP MURWOTO,S.H.,S.I.K. mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah adanya laporan masyarakat Desa Muara Payang selanjutnya Kapolsek beserta anggota Muara Komam melakukan razia didepan mako Polsek Muara Komam kemuadian anggota Polsek Muara Komam melakukan penggeledahan dan ditemukan 2 (dua) pucuk senjata api rakitan, 9 (sembilan ) butir amunisi/peluru kaliber 5,56 mm,  4 (Empat) butir amunisi kaliber 9 mm, dan 1 (satu) unit mobil jenis suzuki APV warna hitam No. Pol DA 8125 CC yang membawa kayu ulin sebanyak 100 batang dengan ukuran 2 m yang mana kayu tersebut didapat dari desa trans lutung, kec.muara komam, kab.paser.

Kemudian anggota mengamankan pelaku dengan inisial S (34), warga Desa Lumbang Rt.006 Kec. Muara Uya Kab. Tabalong Kalimantan Selatan.

Kepemilikan senjata api tanpa izin, dengan tempat kejadian Muara Komam Kab.Paser  pada tanggal 27 November  kemarin.

Dari pengakuan (S), rencananya akan dijual di Desa Maliri Kec.Muara Komam dengan menawarkan harga perpucuknya Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) sedangkan untuk pelurunya perbutir dengan harga Rp 25.000,- (Dua puluh lima ribu rupiah).

Terhadap Pelaku (S) membawa senjata api rakitan tanpa ijin pejabat yang berwenang melanggar pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat No.12 Tahun 1951 diancam dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama-lamanya 20 tahun penjara.

(HUMAS POLRES PASER)

Kapolres Paser AKBP MURWOTO,S.H.,S.I.K. memberikan arahan dalam pelatihan Binmas Online System (BOS) oleh Tim Dit Binmas Polda Kaltim

Polrespaser.net  – Personil Bhabinkamtibmas jajaran Polres Paser laksanakan kegiatan pengarahan bapak Kapolres Paser AKBP MURWOTO,S.H.,S.I.K.  dan pelatihan Binmas Online System (BOS) kepada KANIT Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran polres paser di Ruang Rupatama Polres Paser, Kamis (28/11/2019) pukul 09.00 WITA

melalui Tim Dit Binmas Polda Kaltim KOMPOL PUJI PURWANTO menyebutkan bahwa bentuk kegiatan ini adalah Pelatihan pengoperasian Binmas Online System (BOS).

kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para operator BOS seluruh jajaran Polres Paser dalam pengoperasian aplikasi, agar memudahkan para operator dalam pelaporan kegiatan ke Mabes Polri.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Paser.

 

(HUMAS POLRES PASER)

Sat Lantas Polres  Paser Beri Penindakan Kepada Pengendara Yang Menggunakan Rotator

 

Dalam Rangka Mendukung Program Quick Wins Polri Giat 6 Periode B-12 Tahun 2019 Polisi sebagai Penggerak  Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik Sat lantas Polres Paser gencar melaksanakan penertipan dan penindakan Kepada pengemudi kendaraan bermotor yang mengunakan ataupun memakai Rotari yang tidak sesuai dengan peruntukannya .

Pengguna jalan semakin prihatin dengan banyaknya pengguna mobil pribadi yang menggunakan aksesori ini dan bertindak seenaknya di jalan raya.

Banyak yang beranggapan, sudah saatnya penggunaan aksesori rotator, sirene, dan strobo untuk kepentingan pribadi ditindak tegas. Layaknya pengecut, mereka memanfaatkan aksesori tersebut untuk bertindak sewenang-wenang terhadap pengendara lain.

Padahal, sesuai peraturan yang berlaku penggunaan rotator dan sirene diberikan pada kelompok tertentu dengan tujuan yang sudah diatur dalam undang-undang.

Misalnya, petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan ambulans yang diberikan diskresi untuk menjalankan tugas-tugasnya.

Ada juga penggunaan hak-hak khusus untuk tamu-tamu negara dimana penggunaannya demi citra negara yang baik menyambut tamunya. Selain itu juga kelompok VVIP dan orang tertentu yang dianggap penting, mendapatkan perhatian khusus untuk pengawalan.

Menurut Kasat Lantas AKP Donny Dwija Romansa ST.,SIK , petugas kepolisian yang melakukan razia lampu isyarat akan menindak tegas pengguna kendaraan yang menggunakan asesoris tersebut. SIM dan STNK siap ditahan untuk dijadikan bukti tilang.

Selain itu, petugas juga memberhentikan kendaraan yang memasang beragam model rotator, tidak hanya yang kasat mata dipasang di atas atap saja. Model rotator di dalam kendaraan, dibagian depan juga menjadi sasaran razia ini.

“Pokoknya semua. Meski tidak dinyalakan juga. Kita suruh copot langsung di tempat. Alatnya tidak diambil, tapi kita tilang dengan bukti SIM dan STNK,” ucap Donny.

Donny Dwija  menerangkan, lampu rotator hanya diperbolehkan bagi kendaraan dinas tertentu. Aturan mengenai lampu rotator sudah tertuang dalam Pasal 59 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Menurut dia, jika ada kendaraan pribadi menggunakan lampu rotator bisa dikenakan sanksi.

Kendaraan bermotor yang dipasang lampu rotator atau sirene tanpa hak melanggar pasal 287 ayat (4) jo pasal 59 dan pasal 106 ayat 4 huruf f atau pasal 134 dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Adapun ketentuan pengguna lampu isyarat dan sirine tertuang dalam Pasal 59 ayat (5) Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah sebagai berikut:

a. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara RI.

b. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan : kendaraan bermotor tahanan, Pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulance, palang merah, rescue dan Jenazah

c. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk kendaraan bermotor patroli Jalan Tol, pengawas sarana prasarana lalu lintas dan angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus.

 

Untuk dari itu maka mulai saat ini marilah kita budayakan tertib berlalu lintas dan bagi penguna kendaraan bermotor yang memakai Rotari ataupun Rotator agar segera melepas rotari tersebut karena dapat menggangu penguna jalan yang lain “ Pungkas Kasat Lantas

 

(HUMAS POLRES PASER )

JAGA KAMTIBMAS DI KAB PASER, SAT SABHARA POLRES PASER RUTIN LAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS

Dalam Rangka Mendukung Program Quick Wins Polri Giat 6 Periode B-12 Tahun 2019 Polisi sebagai Penggerak  Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik Sat Sabhara Polres Paser gencar melaksanakan Patroli Dialogis Guna Ciptakan situasi kamtibmas yang aman Kondusif

Dalam upaya menciptakan suasana kondusif diwilayah hukum Polres Paser, jajaran Satuan Sabhara (SatSabhara) intens turun kelapangan.

Kali ini, personil Satuan Sabhara Polres Paser Patroli Kamtibmas Sabhara yang dikemas Patroli Dialogis ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar selalu menjaga kondisi Kamtibmas tetap aman dan terkendali.

personil patroli turun berdialog dengan warga sekitar dan satpam untuk memberikan pesan-pesan tentang Kamtibmas agar aktifitas masyarakat berjalan baik dan tetap normal.(senin,25/11/2019).

Patroli Kamtibmas bertajuk Dialogis ini adalah rangkaian giat-giat Satgas Nusantara program Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Patroli dialogis ini juga akan terus berlanjut di pasar-pasar lainnya termasuk patroli ke desa-desa terpencil yang ada diwilayah hukum Polres Paser,”.

 

HUMAS POLRES PASER

SPKT POLRES PASER BERIKAN PELAYANAN HUMANIS PADA MASYARAKAT

Polrespaser.net –Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres paser terus berbenah untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan pelayanan kepada masyarakat SPKT Polres paser memberikan pelayanan berupa Laporan Polisi ( LP ), Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTPLP ),Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan ( SKTLK ).

 

 

Semua pelayanan kepada masyarakat di lakukan secara humanis dan profesional sehingga terwujud pelayanan prima Kepolisian di masyarakat.

 

Kapolres Paser AKBP MURWOTO, SH,S.I.K  melalui KA SPKT ( IPDA MARSUDIANTO)  menyampaikan bahwa ”SPKT Polres paser akan terus meningkatkan mutu.Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih humanis dan Profesional agar masyarakat merasa puas atas pelayanan di SPKT Polres paser” ujarnya selasa (26/11/2019)

 

Tidak hanya itu ruang SPKT Polres paser juga di lengkapi dengan tempat bermain bagi anak-anak, Pojok baca dan tempat untuk ibu menyusui.

(HUMAS POLRES PASER)

Polres Paser Hadiri Upacara HUT PGRI KE 74

Polrespaser.net – Kapolres Paser diwakili oleh Kabag Sumda Polres paser menghadiri Upacara Memperingati Hut PGRI ke-74 di Halaman Kantor Bupati Paser, Senin (25/11/2019) pagi.

Sebagai Irup Upacara Bupati Paser Drs.H.YUSRIANSYAH SYARKAWI,M.Si dan Turut hadir dalam Upacara Ketua DPRD Kab. Paser Hendra Wahyudi,ST, Sekda  Paser Drs. H Katsul Wijaya M.Si., Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot  Boedi Haryanto,SH,MH, Kepala DIKNAS Paser Drs. Murhariyanto, Mewakili Dandim 0904 Tng Mayor Inf Anang Setiaji, Seluruh Guru se Kabupaten Paser, Pengurus Darma wanita Kab Paser, Para SKPD Pemkab Paser, PKK Kab.Paser, 1 Pleton Kodim 0904 TNG, 1 Pleton Sat Sabhara Polres Paser, 1 Pleton Sat Pol PP, 1 Pleton Dishub, Pleton BPBD Kab. Paser, Mahasiswa Se Kabupaten Paser.  Upacara selesai pada pukul 09.00 wita dengan aman dan kondusif.

Upacara dimulai pada pukul 08.00 wita, Bupati Paser Drs.H.Yusriansyah Syarkawi,M.Si. Sebagai Irup dalam sambutannya mengatakan, guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa tetapi tanpa guru anak-anak penerus bangsa tidak dapat mewujudkan cita citanya.

Sat lantas Polres Paser juga melakukan Gatur lalin Jalur serta Pengamanan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

 

(HUMAS POLRES PASER)

Kabagsumda Kompol Salmansyah Pimpin Sidang BP4R Pernikahan Anggota Polres Paser

Polrespaser.net –  Sebanyak 3 Pasangan calon pengantin melaksanakan perkawinan dengan anggota Polri, menjalani sidang BP4R yang dilaksanakan di Ruang Rupatama Polres Paser.

Acara yang secara resmi disebut Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian Dan Rujuk (BP4R) ini, di dipimpin ketua Sidang Kabag Sumda Kompol Salmansyah, Sekretaris siding Iptu Suharno, Kasi Propam Iptu Joko Susanto, Penasehat dan Pengurus Bhayangkari Cabang Polres paser.

Ketiga Anggota  yang melaksanakan Sidang BP4R, Bripda Saputra jabatan Banit Sium Polsek Muara Komam polres paser dengan calon istri Shella Yolanda , Bripda Muhammad Fajar Perdana jabatan Banit Sabhara Polsek Kuaro Polres Paser dengan calon istri Devi Satna, Bripda Muhammad Faisal Noor jabatan Banit Satlantas Polres paser dengan calon istri Bripda Suci Nurrezki Amalia

Pernikahan adalah pertalian sah antara seorang laki-laki dan perempuan yang hidup bersama dan tujuannya membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan serta mencegah perzinahan dan menjaga ketentraman jiwa atau batin.

Sidang BP4R ini Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah pada anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan.

Dalam arahan ketua sidang disampaikan oleh Kabag Sumda Kompol Salmansyah sesuai peraturan Kapolri No. 9 Tahun 2010 setiap anggota Polri/Polwan yang akan melaksanakan perkawinan harus melalui proses sidang BP4R sebelum pernikahan dilangsungkan.

“Sidang nikah wajib dilaksanakan bagi seluruh personel polri beserta calon pasangannya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan”tegas Kompol Salman.

Kabag Sumda  dalam arahannya juga menyampaikan bahwa sidang pembinaan perkawinan ini merupakan pembekalan bagi kedua pasangan dan harus menanamkan nilai-nilai agama dan sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari nanti agar kehidupan keluarga tetap rukun dan harmonis.

Dan juga maksud untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota Polri dan pasangannya mengingat tugas dan tanggung jawab Polri yang semakin berat dan sebaliknya sebagai bhayangkari tentu harus mengetahui bahwa seorang istri dapat mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Selanjutnya pesan dari Pengurus Bhayangkari yang diwakilkan oleh Ny.Ricky selaku anggota Bhayangkari mempunyai peran ganda selain menjadi istri dan ibu rumah tangga juga berperan membantu suami dalam pelaksanan tugas kepolisian, serta bhayangkari dituntut kesedarhanaan dalam segala bidang dan diutamakan kerja sama yang baik dalam organisasi.

Sekretaris Sidang IPTU Suharno  juga meminta kepada calon istri agar bisa mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari setiap anggota Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat. Begitupula sang suami harus memenuhi kewajiban sebagai seorang suami yang baik dan memberikan perhatian kepada istri dan keluarga

Dalam kegiatan sidang Pra Nikah ini juga sampaikan nasehat terkait menjalani hidup berumah tangga agar nantinya para pasangan yang melangsungkan pernikahan lebih siap tidak hanya hal yang baik tapi juga hal jelek juga harus dinikmati.

Kasi Propam menambahkan dan memberikan pesan kepada calon suami istri yakni “kalau sudah resmi nantinya menjadi suami istri yang sah silahkan bergabung untuk mengikuti kegiatan yang diadakan oleh organisasi maupun dinas yang memerlukan kehadiran ibu-ibu bhayangkari. Tolong jaga nama baik keluarga Bhayangkari dan nama baik suami sebagai Polri”pungkas Kasi Propam.

Rohaniawan Ustadz H. Yusuf menyampaikan “Jika ada persalahan yang terjadi dalam keluarga diselesaikan berdua dengan mengenyampingkan sikap egois dalam menyelesaikan suatu permasalahan,  tidak melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Sebesar apapun masalah selesaikan dengan kepala dingin, jangan sampai melakukan KDRT karna berdampak merugikan dirisendiri, keluarga maupun institusi”,

Acara sidang ditutup dengan Doa bersama kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

 

(HUMAS POLRES PASER)

 

 

 

Tingkatkan Kemampuan Dibidang Kesekretariatan Umum, Polres Paser Terima Supervisi Kasetum Polda Kaltim

Polrespaser.net – Kapolres Paser AKBP Murwoto,S.H,S.I.K, menerima kunjungan supervisi dari sekretariat umum (SETUM) Polda Kaltim. Dalam meningkatakan kemampuan di bidang tugas-tugas kesekretariatan umum polri.

Kegiatan tersebut langsung dipimpin Kasetum Polda Kaltim T.A. 2019  oleh Kompol Ngadimin yang di dampingi oleh Iptu M. Ramli.

Dalam sambutannya Kapolres Paser  AKBP Murwoto, S.H,S.I.K mengatakan selamat datang kepada kasetum Polda kaltim dalam rangka memberikan ilmunya untuk diberikan kepada kami agar dalam melaksanakan pekerjaan pada fungsi kesekretariatan polri bisa melaksanakan dengan baik.

“Kegiatan ini sangat saya dukung karena merupakan sangat penting bagi kasium yang ada di jajaran Polres Paser, sehingga dalam terkait surat bisa menyampaikan dengan benar.” ucapnya

Sementara itu, kegiatan secara langsung diikuti Wakapolres, para Kabag, Kapolsek, Kasat dan para kasium jajaran Polres Paser.

“Tetap semagat kepada para kasium jajaran Polres Paser agar dalam fungsi yang mengemban kesekretariatan polri bisa menyuguhkan surat-surat yang benar dan baik kepada pimpinan.” ungkap Kasetum Kompol Ngadimin.

Dalam kegiatan tersebut, Kasetum juga menjelaskan terkait tata letak dan ukuran yang wajib dipatuhi dalam pembuatan surat sehingga bisa memberikan dampak yang baik kepada para kasium untuk mengoreksi apabila adanya surat yang kurang benar.

(HUMAS POLRES PASER)

Kapolres Paser Sambut Tim Itwasda Polda Kaltim Dalam Rangka Wasrik Tahap II Apek  Pelaksanaan Dan Pengendalian T.A. 2019  

Polrespaser.net – Kapolres Paser AKBP Murwoto,S.H,S.I.K secara langsung menyambut Rombongan Tim Wasrik Itwasda Polda Kaltim Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian T.A. 2019, bertempat di  Ruang Rupatama Polres Paser, Rabu (20/11/2019) pukul 08.30 Wita.

Tim Wasrik Itwasda Polda Kaltim dipimpin oleh Ketua Tim A Kompol Djuariman, Anggota Tim A / bidang pemeriksaan Opsnal Kompol Mokhamad masut,SH, Anggota Tim A / bidang SDM Kompol Bustanul Arifin, SH, Anggota Tim A / bidang Sarpras Kompol Ricky Nelson Purba, Anggota Tim  A Bripda Bantara Putra Wahyu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Paser  AKBP Murwoto, S.H,S.I.K, Waka Polres Paser Kompol Sigit Harimbawan SH., SIK.,MH, Para Kabag, Para Kasat, dan Anggota Polres Paser.

Sambutan Kapolres Paser, selaku tuan rumah mengatakan selamat datang kepada Tim Wasrik Itwasda Polda Kaltim. “Saya ucapkan terimakasih atas kehadirannya dan selamat datang di Polres Paser”.

Kedatangan tim dalam rangka melaksanakan Wasrik rutin Itwasda Polda Katim  tahap II TA 2019 dipolres paser, jadi untuk bidang masing-masing untuk menyiapkan bahan yang jadi Objek pemeriksaan.

“Wasrik merupakan salah satu fungsi kontrol agar mekanisme kerja yang ada di lingkungan Polri tidak keluar jalur yang telah ditetapkan,” Ujar Kapolres.

Selanjutnya Ketua Tim Wasrik Itwasda Kompol Djuariman “mengatakan bahwa dengan pelaksanaan Wasrik Itwasda Polda Kaltim Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian T.A. 2019 yang dilaksanakan di Mapolres Paser, bukan untuk mencari cari kesalahan, namun bertindak selaku konsultan guna mencari solusinya. sehingga dapat memberikan gambaran serta mengetahui kendala atau kekurangan yang ada di Polres sehingga diharapkan dengan pelaksanaan wasrik kendala atau kekurangan yang ada dapat cepat diatasi sehingga menjadikan personil-personil Polri yang profesional dalam administrasi maupun di lapangan” jelasnya.

“Betul apa yang disampaikan Kapolres Paser, bahwa Objek pemeriksa harus Koperaktif, baik bidang manajemen operasional, sumber daya manusia, sarana prasarana termasuk  penyelenggaraan keuangan,” Ungkapnya.

Dirinya juga berharap, kegiatan ini sebagai pembelajaran untuk kita (Polri) agar kedepannya lebih baik.

“Saya harap kegiatan Wasrik ini dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi dan konsultasi terhadap permasalahan yang dihadapi.” Tandanya.

Kapolres Paser AKBP Murwoto,S.H,S.I.K, berharap semoga kegiatan Wasrik Itwasda Polda Kaltim tahap II dapat berlangsung dengan baik. Bahwa kegiatan Wasrik Itwasda Polda Kaltim Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian T.A. 2019, dilaksanakan secara rutin setiap 6 bulan sekali oleh satuan atas yang berfungsi untuk mengatur sejauh mana kesiapan, kelengkapan serta kendala yang dihadapi oleh satuan Polres.

 

( HUMAS POLRES PASER )

Sebentar Lagi Pemilukada 2020, Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Dampak Positif dan Negatif di Polres Paser

Polrespaser.net – Menjelang tahun 2020 akan digelar Pilkada langsung di beberapa daerah. Di antaranya di Kabupaten Paser, sebagai antisipasi dini, Kesiapan Pengamananan Pemilukada Tahun 2020 Puslitbang Polri melakukan penelitian dampak positif dan negatif Pilkada langsung di Polres Paser, selasa ( 19/11/19).

Bertempat di ruang Rupatama Polres paser, Kedatangan Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Kombes Pol Drs. Dadang Suwondo selaku Ketua Tim Peneliti, didampingi Pembina Utama Prof. Dr Lili Romli selaku Konsultan, Pembina Dwi Irawati SS dan Iptu Reo Anggar Prabowo, ST diterima langsung Kapolres Paser AKBP Murwoto, S.H,S.I.K bersama PJU Polres Paser.

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan menganalisa pelaksanaan Pilkada langsung tahun 2018 lalu, dalam rangka kesiapan Polri dalam pengamanan Pemilukada tahun 2020 mendatang. Sehingga Proses Pilkada bisa lebih baik dan sempurna menuju ke arah yang diharapkan dan diinginkan oleh seluruh Bangsa Indonesia.

Untuk responden dalam penelitian ini terdiri dari beberapa Kabag dan Kasatfung beserta perwakilan personel, sekwan Kab.Paser ,Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Perwakilan PPK, KPPS, Parpol, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, Organisasi Kepemudaan.

Kegiatan ini diawali kata sambutan dari Kapolres Paser AKBP Murwoto, S.H,S.I.K dan dilanjut dengan sambutan dari Ketua Tim Peneliti Drs. Dadang Suwondo, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh responden yang telah hadir, semoga kegiatan penelitian ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat khususnya tentang kesiapan pelaksanaan Pilkada tahun 2020.

Drs Dadang Suwondo mengatakan bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan Pilkada Langsung Tahun 2018 dan Kesiapan Polri dalam pengamanan pelaksanaan Pemilukada Tahun 2020.

Output dari penelitian ini utk memberikan rekomendasi kpd Pimpinan Polri terkait dengan :
1. Evaluasi pelaksanaan pilkada langsung tahun 2018;
2. Dampak yang ditimbulkan dengan penyelenggaraan pilkada secara langsung baik positif maupun negatif;
3. Pemetaan berbagai persoalan yg muncul dalam penyelenggaraan pilkada serentak sehingga diharapkan akan dapat dijadikan  masukan bagi Polri guna  mengantisipasi dalam pengamanan Pemilukada Tahun 2020.

Ia juga menyampaikan bahwa penelitian ini dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 untuk mencari masukan-masukan baik dari pihak pelaksana, petugas Kepolisian serta seluruh lapisan masyarakat agar pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dapat berjalan lebih baik.

Selain Polres Paser, adapun sasaran penelitian ini dilaksanakan di Polda Kaltim, Polres Balikpapan, Polres PPU, Polresta Samarinda dan Polres Kutai Kartanegara.

Selanjutnya dilakukan Proses Pengumpulan Data yang dipandu Konsultan Peneliti  Prof. Dr Lili Romli dengan cara Pengisian Kuesioner oleh seluruh responden yang hadir. Setelah pengisian kuesioner dilanjutkan dengan Diskusi dan tanyajawab tentang pembahasan Pilkada Langsung dan Tidak Langsung.

Selain respoden masyarakat kegiatan penelitian juga melaksanakan Focus Group Discusiom (FGD) dengan Kapolres Paser, Para Kabag dan Kasat jajaran Polres Paser.

Mengakhiri kegiatan ini, Ketua Tim Puslitbang Polri mengucapkan terimakasih atas terlaksananya penelitian ini serta masukan-masukan yang telah disampaikan, sebagai bahan pengkajian untuk ditindaklanjuti.

Diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada Pimpinan Polri terkait dengan Evaluasi pelaksanaan Pilkada langsung tahun 2018 serta dampak yang ditimbulkan atas penyelenggaraan Pilkada secara langsung baik positif maupun negatif.

Selain itu juga dapat dilakukan pemetaan berbagai persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan Pilkada langsung, sehingga dapat menjadi masukan bagi Polri sebagai langkah antisipasi dalam pengamanan Pemilukada Tahun 2020.

 

( HUMAS POLRES PASER )