Kapolres Paser Hadiri Rapat  Karhutla Di Pemkab Paser

Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, S.I.K,M.H menghadiri Rapat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pemkab Pemkab Paser, Kamis ( 19/09/19 ).

kegiatan rapat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di pimpin oleh sekda Kab.Paser Sdr. Drs. Katsul Wijaya M.Si di dampingi Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra S.I.K., M.H dan Dandim 0904 TNG Letkol Widya Winajarko .

Kegiatan tersebut di hadiri Amri (Camat Muara Samu), M Razininnor (Ktr Camat Kuaro), Ibnu Hasim (Ktr Camat Tanah Grogot), Arbainsyah (Camat Paser Belengkong), Rudiansyah (Sekcam Batu Engau), Abdul Rosyid (Dlh), Amir Faisal (Kadinkes Paser), Hendra (Dishub), Novi (Manggalagni Daops Paser), Nugroho (Pemadam Kebakaran), pol PP, PMK dan tamu undangan lainya.

Rapat Pengendalian Karhutla itu bertujuan untuk mencari solusi  terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui rapat ini semoga mendapatkan solusi dan sinergi dengan pemerintah kab.paser dalam menanggulangi karhutla di kab.paser mengingat sekarang musim kemarau panjang.

Kapolres Paser  mengatakan Langkah kedepan untuk penanganan Kebakaran Hutan yang ada di Kab. Paser, untuk sekarang kita sudah siaga 1 atensi siaga darurat dari Presiden, Kapolri, Panglima, Kapolda, Pangdam, Kapolres dan Dandim, Sosialisasi sudah kita laksanakan dilapangan untuk memberikan himbauan tentang pidananya bagi pembakar hutan. sekali lagi pertama prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu terpantau,” tegasnya.

“Kapolres Paser akan menaikkan 1 perkara karhutla agar menjadi contoh bagi pembakar hutan.”

Kami bersama TNI membuat Posko kebakaran siap membantu pemerintah daerah dalam penanganan Karhutla. Berharap dari semua elemen pemerintah dan masyarakat yang ada di Kab. Paser bisa dikerahkan untuk membantu anggota kita yang ada di kecamatan untuk penanganan kebakaran hutan. Ungkap kapolres Roy.

Dandim 0904 TNG Letkol Widya Winajarko mengatakan siap membantu pemerintah daerah dalam penanganan Karhutla.

Manggalagni meminta untuk pemerintah membuat posko di setiap Kecamatan untuk penanganan Karhutla, dan menyurati pihak perusahaan yang ada di setiap kecamatan untuk membantu fasilitas kendaraan dan alat yang bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran yang ada di daerah tersebut.

Dinas Kesehatan menyampaikan 3 Bulan kebelakang adanya laporan di puskesmas dan Rumah Sakit dari bulan juni 2205 pasien Ispa, Juli 2702,  Agustus 1863 tapi pihak Dinkes tidak berani menyatakan bahwa pasien ispa dikarenakan kabut asap ini.

Hasil Kesimpulan rapat disepakati bahwa pemerintah kab.paser harus  Membuat Posko di setiap Kecamatan, Terus melakukan Sosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar tentang larangan membakar hutan dan akan di kenakan Sanksi tegas kepada masyarakat yang sengaja membakar kebun / hutan, Camat mengundang seluruh kepala Desa dan masyarakat sekitar yang ada di wilayah Kab. Paser untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman Karhutla.

 

( HUMAS POLRES PASER )

Kasat Narkoba Polres Paser Hadiri Pemusnahaan Barang Bukti Kajari Paser

Polrespaser.net, – Kapolres Paser diwakili Kasat Narkoba AKP Tasimun, SH,MH menghadiri pemusnahan barang bukti bidang tindak pidana umum kejaksaan Negeri Paser, bertempat di halaman Kantor kejaksaan Paser, Kamis ( 19/09/19 ).

Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Paser M. Syarif, SH,MH,  dihadiri Wakil Pengadilan tanah grogot,  Kapolres Paser diwakili Kasat narkoba AKP Tasimun, SH,MH, Kasi pidum dan kasi pidsus, Para awak media/jurnalistik.

Pada Kesempatan itu Kajari Paser dalam sambutannya mengungkapkan, barang bukti yang dimusnakan merupakan barang bukti yang telah memiliki ketetapan hukum tetap yang diputuskan Pengadilan Negeri Tanah Grogot, mulai bulan Mei 2019 hingga bulan September 2019.

“Dalam pemusnaan barang bukti ini, sebanyak 61 perkara terdiri dari kasus, perkara Narkotika sebanyak 24 perkara, perkara obat keras sebanyak 8 perkara, perkara sajam sebanyak 4 perkara, perkara penggelapan sebanyak 1 perkara, perkara pencurian sebanyak 5 perkara, perkara penganiayaan sebanyak 4 perkara, perkara perlindungan anak sebanyak 5 perkara, perkara kehutanan sebanyak 4 perkara, perkara pengerotokan sebanyak 3 perkara, perkara judi sebanyak 3 perkara,,” ungkapnya.

Kepala seksi tindak pidana umum  menyampaikan permusnahan barang bukti ini dilakukan dengan cara dibakar, dipotong dengan grinda sedangkan untuk obat-obatan terlarang dimusnahkan dengan cara dilarutkan kedalam air sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.

Kapolres Paser diwakili Kasat narkoba AKP Tasimun, SH,MH mengatakan, sebagai bagian dari sistem penegakan hukum, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Harapanya sinergitas antara Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan semakin meningkat selaras dengan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Paser.

“Sinergitas antar aparat penegak hukum dan dukungan dari semua elemen masyarakat tentu sangat membantu dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif khususnya terkait dengann penanganan kejahatan atau tindak pidana lainnya.” Ujar Tasimun.

Dalam kesempatan tersebut Kasat Narkoba AKP Tasimun, SH,MH bersama dengan jajaran tamu undangan lainnya turut serta memusnahkan barang bukti baik dengan cara, dibakar maupun dipotong dan dilarutkan kedalam air dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti.

Gelar pemusnahan Barang Bukti hasil tindak pidana yang dilaksankan oleh Kejaksaan Negeri Paser. Barang bukti tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) .

 

( HUMAS POLRES PASER )